Melakukan tes kehamilan kini semakin mudah dan canggih. Alat tes kehamilan yang selama ini ada bahkan sudah dianggap usang. Yang terbaru adalah alat tes kehamilan berupa USB yang terhubung dengan komputer.
masakan eropa, masakan japan, masakan indonesia, masakan thailand, masakan korea, masakan aceh, massakan manado, masakan asian, masakan arab, masakan jawa, masakan cina.
Showing posts with label Unik dan Menarik. Show all posts
Showing posts with label Unik dan Menarik. Show all posts
Ternyata Data Bisa Disimpan Dalam Bakteri
Kebutuhan media penyimpanan data terus berkembang setiap harinya. Tidak hanya dari segi kapasitas, tapi juga dari segi keamanan. Untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang ini, banyak metode telah dikembangkan.
Nah, salah satu yang unik adalah metode yang sedang diteliti oleh sekelompok mahasiswa Chinese University di Hongkong. Dalam penelitiannya, mereka mencoba memasukan data berkapasitas raksasa berupa dokumen, video dan musik dalam media yang mungkin tidak terpikirkan. Escherichia coli. Ya, bakteri penyebab beberapa penyakit dan keracunan makanan itu. Data-data tersebut disimpan untuk jangka waktu yang panjang alam sekotak bakteri Escherichia coli di lemari pendingin. Data sebelumnya melalui proses pemadatan, untuk selanjutnya melalui proses pembelahan manjadi potongan-potongan. Potongan-potongan data digital ini selanjutnya disebarkan diantara sel-sel bakteri. Tim tersebut juga dapat memetakan DNA bakteri. Dengan begitu, informasi jadi lebih mudah ditemukan.
Menurut tim periset, kapasitas tampung dari 1 gram bakteri adalah equivalen dengan 450 buah harddisk dengan kapasitas penyimpanan 2.000 GB. Sistem keamanan data berlapistiga juga turut dikembangkan untuk metoda yang satu ini. Bakteri dinilai mempunyai keunggulan tersendiri karena karakteristiknya yang tidak dapat di-hack. “Segala jenis komputer rentan akan kegagalan elektrikal dan pencurian data. tetapi bakteri imun dari serangan cyber. Informasi Anda dapat terlindungi”, ujar salah seorang anggota tim riset, Allen Yu. Dengan mempertimbangkan adanya kemungkinan mutasi sel bakteri, tim riset juga melakukan pemeriksaan tertentu untuk memastikan bahwa mutasi yang terjadi pada beberapa sel bakteri tidak akan merusak data yang tersimpan secara keseluruhan. Reputasi bakteri Escherichia coli sebagai biang penyakit memang kurang baik di mata masyarakat umum. Namun, bakteri yang digunakan dalam percobaan in adalah bakteri yang sudah diubah, sehingga tidak akan dapat bertahan di luar media sintetis. Sistem pengamanannya pun ketat. Tim periset dari Chinese University menyebut bidang ilmu penelitian mereka ini dengan nama biocryptography. Metode penyimpanan data semacam ini memang terkesan hanya sebatas fiksi ilmiah. Tapi nyatanya, langkah untuk merintisnya menjadi benar-benar terwujud sudah dilakukan.
Sumber http://uniqpost.com/36874/menyimpan-data-di-harddisk-sudah-biasa-kalau-menyimpan-data-dalam-bakteri/
Desa Yang Penuh Dengan Anak Kembar
Siapa pun mungkin kesulitan mengenali anak-anak di Desa Kodinhi, Kerala, India. Sebab, sedikitnya ada 100 pasang anak kembar terlahir di desa tersebut. Dua puluh pasang di antaranya mengenyam pendidikan di sekolah menengah yang sama, yakni Seethi Sahib Memorial, Distrik Malappuram.
Tak heran jika guru di sekolah itu mendapat tugas tambahan untuk menghapal muridnya satu per satu. Kedua puluh pasang anak kembar itu berjenis kelamin sama dan merupakan kembar identik. Para guru kerap salah saat menyapa nama mereka. Apalagi setiap pasang anak kembar hanya dibedakan dengan belahan rambut.
Salah satu pasangan kembar mengatakan, tanda lahir di leher merupakan salah satu pembeda mereka. Selebihnya mereka nyaris sama.
Warga Desa Kodinhi yang mayoritas muslim juga mengatakan, keberadaan anak kembar di desa itu bukan hal yang aneh. Mereka mengangapnya sebagai hal istimewa yang dianugerahkan Sang Pencipta.
Kebanyakan anak kembar juga lahir di rumah sakit yang sama. Menurut gynaecologist rumah sakit setempat, selama 10 tahun ia bekerja tercatat ada 100 hingga 150 kembar. Lima atau enam di antaranya kembar tiga. Kenyataan itu melahirkan misteri yang menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Tak heran jika guru di sekolah itu mendapat tugas tambahan untuk menghapal muridnya satu per satu. Kedua puluh pasang anak kembar itu berjenis kelamin sama dan merupakan kembar identik. Para guru kerap salah saat menyapa nama mereka. Apalagi setiap pasang anak kembar hanya dibedakan dengan belahan rambut.
Salah satu pasangan kembar mengatakan, tanda lahir di leher merupakan salah satu pembeda mereka. Selebihnya mereka nyaris sama.
Warga Desa Kodinhi yang mayoritas muslim juga mengatakan, keberadaan anak kembar di desa itu bukan hal yang aneh. Mereka mengangapnya sebagai hal istimewa yang dianugerahkan Sang Pencipta.
Kebanyakan anak kembar juga lahir di rumah sakit yang sama. Menurut gynaecologist rumah sakit setempat, selama 10 tahun ia bekerja tercatat ada 100 hingga 150 kembar. Lima atau enam di antaranya kembar tiga. Kenyataan itu melahirkan misteri yang menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Subscribe to:
Posts (Atom)





